KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari secara resmi meluncurkan program strategis berjudul “Mahasiswa Tangguh” pada Sabtu, 19 April 2026, di aula terbuka kampus utama di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari. Program inovatif ini dirancang sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan literasi digital, keterampilan kepemimpinan, dan keterlibatan mahasiswa dalam dinamika kehidupan kampus dan masyarakat luas.
Kehadiran lebih dari 800 mahasiswa dari berbagai program studi menandai antusiasme tinggi terhadap inisiatif terbaru BEM yang didukung penuh oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Kendari sebagai mitra komunikasi strategis. Acara peluncuran yang berlangsung selama empat jam tersebut menampilkan serangkaian kegiatan interaktif, workshop mini, dan penandatanganan komitmen bersama antara BEM dengan sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.
Latar Belakang dan Motivasi Program
Direktur Eksekutif BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, Muhammad Rifqi Pratama, yang menempati jabatan tersebut sejak Oktober 2025, menjelaskan bahwa program “Mahasiswa Tangguh” lahir dari hasil riset mendalam yang melibatkan ribuan mahasiswa selama kuartal pertama tahun 2026. Hasil kajian tersebut mengidentifikasi beberapa tantangan signifikan yang dihadapi mahasiswa kontemporer, khususnya di era transformasi digital.
“Kami melakukan survei terhadap 2.400 mahasiswa dari 12 fakultas di Universitas Muhammadiyah Kendari, dan hasilnya cukup mengejutkan. Sekitar 67 persen mahasiswa merasa kurang percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk keperluan akademik dan pengembangan diri. Selain itu, 54 persen menyatakan bahwa mereka membutuhkan pelatihan lebih lanjut terkait soft skills kepemimpinan,” ujar Rifqi dalam sambutannya pada acara peluncuran, seperti diliput oleh Lembaga Pers Mahasiswa Kendari.
Motivasi utama pengembangan program ini adalah kesadaran akan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap perubahan zaman. Dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital di berbagai sektor industri, mahasiswa harus dilengkapi dengan kompetensi yang relevan dan berkelanjutan. BEM percaya bahwa melalui kolaborasi lintas organisasi mahasiswa, visi ini dapat diwujudkan secara efektif.
Komponen dan Mekanisme Program
Program “Mahasiswa Tangguh” dirancang melalui empat pilar utama yang terintegrasi dan saling mendukung. Pilar pertama adalah “Literasi Digital Komprehensif,” yang mencakup pelatihan penggunaan platform pembelajaran digital, pemahaman tentang keamanan cyber, dan keterampilan menggunakan tools produktivitas modern. Pilar kedua, “Kepemimpinan Visioner,” fokus pada pengembangan karakter pemimpin yang berorientasi pada kebaikan bersama dan nilai-nilai Muhammadiyah.
Pilar ketiga bertajuk “Kolaborasi dan Jaringan Strategis,” yang memfasilitasi mahasiswa untuk membangun koneksi dengan para profesional, akademisi, dan entrepreneur sukses. Pilar keempat adalah “Aksi Nyata untuk Masyarakat,” di mana mahasiswa diajak untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.
Secara operasional, program ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap selama enam bulan ke depan. Tahap pertama (April-Mei 2026) adalah fase sosialisasi intensif dan pendaftaran peserta. Sebanyak 500 mahasiswa akan dipilih melalui proses seleksi yang transparan dan meritokratis untuk mengikuti program ini. Tahap kedua (Juni-Agustus 2026) merupakan fase inti program, yang meliputi 16 sesi workshop, 8 mentoring session, dan 4 field trip edukatif ke berbagai institusi relevan di kota Kendari dan sekitarnya.
Tahap ketiga (September-Oktober 2026) adalah fase evaluasi dan showcase hasil, dimana peserta akan mempresentasikan proyek nyata yang telah mereka kerjakan kepada dosen pembimbing, pimpinan kampus, dan mitra eksternal. Setiap peserta yang menyelesaikan seluruh tahapan program akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui oleh institusi dan dapat memperkuat portofolio akademik mereka.
Dukungan Institusional dan Kolaborasi Organisasi
Keberhasilan peluncuran program “Mahasiswa Tangguh” tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Salmin Arsyad, M.Si., dalam pidatonya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif yang dilakukan BEM dan organisasi mahasiswa lainnya.
“Program ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial yang tinggi. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dari segi fasilitas, pendanaan, maupun supervisi akademik,” kata Rektor Salmin, yang juga menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan institusi dengan organisasi mahasiswa untuk menciptakan ekosistem kampus yang sehat dan progresif.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Hamid Mansyur, M.A., menambahkan bahwa program ini akan menjadi bagian integral dari kurikulum ko-kurikuler yang kami kembangkan. “Kami telah mengalokasikan dana khusus sebesar 150 juta rupiah untuk mendukung implementasi program ‘Mahasiswa Tangguh’ di tahun pertama ini. Investasi ini adalah wujud komitmen kami terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Selain dukungan institusional, program ini juga melibatkan kolaborasi aktif dengan berbagai organisasi mahasiswa lain di kampus. Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Kendari, Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa DPM siap memberikan dukungan legislatif dan operasional untuk memastikan program berjalan lancar. “DPM telah merumuskan beberapa kebijakan pendukung yang akan memudahkan mahasiswa untuk mengikuti program ini tanpa mengorbankan komitmen mereka terhadap kegiatan akademik,” kata Siti dalam kesempatan yang sama.
Koordinator Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Kendari, Fajar Gunawan, juga menegaskan komitmen LPM untuk melakukan dokumentasi dan publikasi setiap perkembangan program secara berkala. “Sebagai mitra media resmi, kami akan memastikan bahwa cerita-cerita inspiratif dari para peserta program ‘Mahasiswa Tangguh’ dapat didengar oleh komunitas kampus dan masyarakat luas, sehingga dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi,” tutur Fajar dengan antusiasme.
Dampak Strategis dan Harapan Ke Depan
Program “Mahasiswa Tangguh” diproyeksikan membawa dampak positif yang signifikan bagi ekosistem kampus Universitas Muhammadiyah Kendari. Dalam jangka pendek, program ini diharapkan dapat meningkatkan engagement mahasiswa dalam kegiatan pengembangan diri dan menciptakan komunitas belajar yang lebih kuat dan supportif. Dalam jangka menengah, program ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja global.
Rifqi menjelaskan target ambisius yang telah ditetapkan untuk tiga tahun ke depan. “Pada tahun 2027, kami menargetkan minimal 1.500 mahasiswa telah mengikuti program ini. Pada tahun 2028, kami ingin program ‘Mahasiswa Tangguh’ menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan di universitas-universitas lain se-Indonesia Timur. Dan pada tahun 2029, kami berharap minimal 50 persen alumni program ini telah terlibat dalam kegiatan entrepreneur atau kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya dengan optimisme yang menular.
Testimoni dari beberapa mahasiswa peserta juga menunjukkan antusiasme terhadap program ini. Nabila Salsabila, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan yang menjadi peserta pilot program, bercerita tentang pengalamannya dalam mengikuti workshop pra-peluncuran. “Workshop tentang digital marketing yang kami ikuti minggu lalu sangat praktis dan relevan. Saya langsung bisa menerapkan ilmu tersebut untuk meningkatkan engagement media sosial organisasi saya. Saya yakin program ini akan membantu saya dan teman-teman untuk menjadi mahasiswa yang lebih berkontribusi,” ujar Nabila dengan percaya diri.
Penutup
Peluncuran program “Mahasiswa Tangguh” oleh BEM Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 menandai momentum penting dalam sejarah pengembangan organisasi mahasiswa kampus. Program ini bukan sekadar inisiatif organisasi biasa, tetapi merupakan gerakan komprehensif yang melibatkan seluruh stakeholder kampus untuk menciptakan mahasiswa yang resilient, kompeten, dan berkomitmen pada perubahan sosial yang positif.
Dengan dukungan penuh dari institusi, kolaborasi lintas organisasi, dan antusiasme mahasiswa yang tinggi, program “Mahasiswa Tangguh” memiliki peluang besar untuk menjadi program flagship yang tidak hanya meningkatkan kualitas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan lain. Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif ini juga mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengambil peran aktif dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan inklusif.
Lembaga Pers Mahasiswa Kendari akan terus memantau dan melaporkan perkembangan program ini secara berkala, memastikan bahwa masyarakat kampus dan publik luas dapat mengikuti perjalanan menarik dari program “Mahasiswa Tangguh” dan dampaknya terhadap komunitas Universitas Muhammadiyah Kendari.